Lombok Utara,SIARPOST— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi dalam sepekan ke depan. Informasi tersebut merujuk pada data dan peringatan dini yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Senin, 19/01/2026.
Kepala Pelaksana BPBD Lombok Utara, M. Zahaldi Rahardian, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi berdasarkan data curah hujan 10 harian yang menunjukkan intensitas hujan cukup tinggi di wilayah Nusa Tenggara Barat, termasuk Lombok Utara.
“Data yang kami terima sampai Minggu besok menunjukkan hujan sedang hingga lebat. Karena itu masyarakat diminta tetap waspada dan berhati-hati dengan kondisi saat ini,” ujarnya.
BPBD juga mengimbau para kepala desa untuk aktif mengantisipasi potensi bencana, khususnya banjir berskala lokal. Salah satu langkah sederhana namun krusial adalah memastikan saluran drainase tetap bersih agar aliran air tidak tersumbat.
Selain banjir, ancaman longsor menjadi perhatian serius, terutama bagi warga yang bermukim di daerah perbukitan. Zahaldi menyinggung kejadian longsor yang terjadi beberapa hari lalu di Desa Tegalmaja dan Kerujuk, di mana longsoran tanah sudah mencapai tebing rumah warga.
“Kami sudah melakukan langkah awal dengan memberikan bantuan sementara agar tidak terjadi kerusakan yang lebih besar,” jelasnya.
Untuk wilayah rawan bencana, BPBD mencatat hampir seluruh kecamatan di Lombok Utara memiliki titik-titik risiko, dengan ancaman paling dominan berupa pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
BPBD Lombok Utara memastikan terus memantau perkembangan cuaca dan mengoordinasikan langkah mitigasi agar dampak bencana dapat diminimalisir, sembari meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(Niss)













