PLN UIW NTB Intensifkan Monitoring Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Lombok Tengah, SIAR POST – Tiga hari menjelang pelaksanaan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus mengintensifkan pengawalan kesiapan sistem kelistrikan di kawasan sirkuit. Ajang MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026, sehingga seluruh tahapan persiapan kelistrikan kini memasuki fase pemantauan intensif.

Memasuki masa siaga, petugas PLN secara berkala melakukan pemeriksaan dan monitoring terhadap berbagai parameter kelistrikan untuk memastikan seluruh sistem bekerja sesuai kondisi operasi yang telah direncanakan. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan peralatan, sistem operasi, serta pasokan listrik yang mendukung berbagai aktivitas selama rangkaian event berlangsung.

Selain pemeriksaan internal, PLN UIW NTB juga memperkuat koordinasi teknis bersama tim engineer MotoGP Sports Entertainment Group (SEG). Koordinasi tersebut dilakukan untuk memonitor perubahan beban listrik secara aktual, sekaligus menyelaraskan kebutuhan kelistrikan dengan aktivitas operasional di dalam kawasan sirkuit. Langkah ini penting mengingat kebutuhan listrik dapat berubah mengikuti tahapan kegiatan, termasuk aktivitas tim, fasilitas pendukung, dan operasional balapan.

Monitoring secara khusus dilakukan pada enam titik utama di kawasan sirkuit, yakni Race Control, Main Pit Building, Medical Center, Paddock Area, VIP Deluxe, dan TV Compound. Keenam lokasi tersebut menjadi bagian penting dalam operasional penyelenggaraan MotoGP sehingga kondisi kelistrikan di setiap titik terus dipantau dan dievaluasi secara berkala.

Langkah pengawalan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian persiapan yang sebelumnya telah dilakukan PLN UIW NTB, termasuk pengujian peralatan kelistrikan bersama pihak terkait. Pemeriksaan sebelumnya mencakup Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), panel kontrol, hingga gardu hubung untuk memastikan setiap perangkat dapat berfungsi sesuai kebutuhan dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan di lapangan.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan bahwa pada tiga hari terakhir sebelum pelaksanaan event, fokus PLN diarahkan pada monitoring kondisi aktual sistem dan koordinasi cepat dengan seluruh pihak yang berkepentingan. “Kami terus melakukan monitoring secara berkala terhadap parameter kelistrikan di seluruh titik yang menjadi bagian dari operasional MotoGP. Bersama tim engineer MotoGP, kami juga memantau setiap perubahan beban di enam titik utama agar kebutuhan kelistrikan dapat terus disesuaikan dengan kondisi operasional di lapangan,” ujar Yondri.

Dengan seluruh tahapan persiapan yang telah dilakukan, PLN UIW NTB terus memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem operasi hingga seluruh rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 selesai. Melalui pemantauan berkelanjutan dan koordinasi lintas pihak, PLN berkomitmen menghadirkan dukungan kelistrikan yang andal untuk menunjang kelancaran salah satu agenda olahraga internasional terbesar di Nusa Tenggara Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *