Sukses Raih Juara, Tenggo 2003 Rupanya Punya Manager dan Pelatih Berpengalaman

Dompu – Turnamen sepak bola antara angkatan Sampuru Lima Cup I tahun 2021 yang dilaksanakan oleh angkatan 2015 di lapangan Manuru Kupa Kabupaten Dompu telah usai, dan angkatan 2012 berhasil meraih juara 1 setelah mengalahkan angkatan 2003 dalam drama adu pinalti setelah main imbang 1-1.

Dalam turnamen ini ada satu catatan penting bagi pecinta sepakbola di Dompu, yaitu pencapaian tim angkatan 2003 atau Tenggo 2003 yang mampu masuk semi final dan meraih juara di antara tim angkata muda yaitu 2012, 2017, 2015 .

Sukses Tenggo adalah sebuah kerjasama, kekompakan tim dan jajaran official yang ada di belakang layar serta dukungan suporter yang luarbiasa sehingga Tenggo 2003 menjadi salah satu klub yang produktif di setiap turnamen angkatan.

Para pemain tangguh Tenggo 2003 pada laga Final

Selain kerjasama dan kegigihan para pemain dalam lapangan, Sukses klub juga berkat semangat dan dukungan dari Presiden klub Tenggo 2003 Ruslan Abdul Gani S.Kom (Gun) dan Manager klub Zulkarnain SH (Aron), sehingga Tenggo 2003 menjadi klub yang paling banyak dibicarakan oleh pecinta sepakbola se Nusa Tenggara Barat karena prestasinya.

Gun adalah presiden klub yang mampu merangkul semua jajaran pengurus dan pemain menjadi satu kesatuan dan mampu memiliki satu visi dan misi dalam suksesnya setiap pertandingan.

Manager Klub, Aron (kanan) memberi instruksi pada pemain Fery

Sementara itu, Aron adalah sang Manager klub yang sudah berpengalaman dan melanglangbuana menjadi asisten pelatih Klub hebat Bima Sakti Lawata Mataram dari tahun 2004 hingga 2009.

Dalam setiap pertandingan, Aron juga ikut membantu pelatih mengatur formasi dan mengatur rotasi pemain sehingga pertahanan dan serangan para pemain di lapangan lebih terarah dan mumpuni, ini berkat pengalamannya di Bima Sakti Lawata Matara.

para pemain tangguh dan pelatih Tenggo 2003 jelang laga terakhir

Bersama Bima Sakti ia mampu meraih berbagai prestasi di Mataram dan di Lombok Utara, salah satu prestasi yang menjadi buah bibir yaitu juara 1 di open turnamen Komodo Cup Kabupaten Dompu pada rentan tahun tersebut.

Selain itu, sukses Tenggo 2003 pada Sampuru Lima Cup ini juga berkat tangan dingin seorang allenatore atau Coach Dedy Kardinata dan Asisten Pelatih Suherman Ade Putra ST (Angko). Racikan formasi dan taktik tak terduga membuat lawan pusing dan stress.

Tidak salah jika Sang Allenatore Dedy Kardinata dijuluki “THE SPESIAL ONE” karena mampu membuat gebrakan yang tak terduga dalam sepak bola. Ya, terbukti ia mampu membawa Tenggo 2003 atau angkatan tua yang tidak diunggulkan meraih juara di tengah-tengah angkatan muda.

Sementara sosok Suherman (Angko) juga tidak bisa dianggap sepele, ia memiliki fungsi cukup besar ketika sang pelatih bingung akan situasi di lapangan.

final Tenggo 2003 dan angkatan 2012 merebut juara 1

Ia juga pernah menjadi pelatih saat Tenggo 2003 meraih juara 1 pada turnamen futsal tahun 2019 lalu.

“Tim 2003 memang luarbiasa, bermain apik, mampu mengimbangi tim 2012 yang terpaut 9 tahun usianya,” ujar salah satu pengamat sepakbola yang juga saat ini masih aktif bermain, Oscar.

Mantan pemain Bima Sakti Lawata Mataram itu mengapresiasi permainan Tenggo 2003 dari awal hingga masuk final. Ia juga mengakui bahwa fisik dan visi para pemain dalam permainan diacungi jempol.

“Ini luarbiasa, Tenggo 2003 mengalahkan beberapa angkatan dan terakhir menhalahkan Panglima 2005 walaupun terjadi masalah dan protes saat itu,” kata Oscar.

Suporter Tenggo 2003 yang sangat superior dan antusias

Sukses Tenggo 2003 adalah sebuah perjalanan panjang yang diakui publik, turnamen sepakbola pertama antara angkatan yang diadakan Gong 2000 pada tahun 2008, Tanggo 2003 finis di urutan kedua setelah kalah dari angkatan 2006.

Namun di balik semua prestasi ini, ada satu yang mungkin saja terlupakan, yaitu sosok Syamsuhaedi SH yang menjadi tim medis klub Tenggo 2003.

Para pemain Tenggo, Manager dan para pemain angkatan di Sampuru Lima Cup I

Berjibaku dengan para pemain yang cidera, Syamsuhaedi yang akrab disapa Gede ini memiliki fungsi dan kontribusi sangat besar untuk suksesnya permainan. Ia sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan dan menjaga agar para pemain tetap fit selama 2×45 menit di dalam lapangan.

“Kita harus apresiasi juga tim medis yang sangat luarbiasa lari kesana kemari jika pemain cedera, dia sosok tak terlupakan,” ungkap suporter Tenggo 2003, Rahmad Hidayat.

pemanasan para pemain sebelum bertanding

Atas prestasi yang gemilang ini, Presiden klub dan para Official juga mengucapkan terimakasih kepada para suporter Tenggo angkatan 2003 yang sangat antusias mendukung klub Tenggo 2003 di setiap pertandingan.

“Kalian suporter luarbiasa, kalian adalah pemain ke 12 yang membantu klub dalam meraih kemenangan,” tandas Gun.

Prestasi ini akan kembali diukir pada turnamen sepak bola yang akan diadakan oleh Gong 2000 yang akan direncanakan digulirkan setelah bulan Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu