Gubernur NTB Akui Potensi Kecamatan Hu’u Dompu Sangat Bagus Untuk Dikembangkan

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc menyatakan bahwa salah satu kecamatan di Kabupaten Dompu, yaitu Kecamatan Hu’u memiliki potensi daerah yang luar biasa untuk dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke PT. Sumbawa Timur Mining (STM), Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB, Minggu (5/12).

“PT STM ini bukan hanya akan terlibat pada penambangan tembaga dan emas dengan cadangan sangat besar melebihi yang dilakukan sekarang di Sumbawa Barat tetapi juga akan mengembangkan Project Geothermal yang luar biasa. Hu’u ini luar biasa potensinya,” ungkap Bang Zul, sapaan akrabnya melalui laman facebook resminya.

Baca juga : Raffi Ahmad Akan Berinvestasi di Lombok, Butuh 50 Ekor Sapi Potong Setiap Hari

Ia berharap agar PT STM terus melakukan sosialisasi ke masyarakat sehingga dapat meminimalisir terjadinya miskomunikasi dan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan partisipasi pekerja dan kontraktor lokal.

Dengan adanya potensi Kecamatan Hu’u yang luar biasa, dalam hal ini Gubernur Bang Zul juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Hu’u didampingi dengan Wakil Bupati Dompu dan Sekda Dompu.

Dalam pertemuan tersebut banyak membahas mengenai pentingnya menyelenggarakan event-event surfing internasional di Lakey Hu’u Dompu, mengingat area Hu’u sangat digemari para surfers.

“Potensi areanya bagus dan sangat digemari surfer-surfer dunia. InsyaAllah kami akan matangkan dengan bersinergi dengan Pemda Kabupaten Dompu, ” jelas Gubernur yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI tersebut.

Selain itu, masih dalam rangkaian kunjungan kerja di Kecamatan Hu’u, Gubernur Bang Zul juga mengikuti acara Ground Breaking Pembangunan Bank Sampah.

Baca juga : Kabid Humas Polda NTB Ngopi Bareng Insan Pers di Bima

Ia mengapresiasi semangat para penggiat lingkungan di Kecamatan Hu’u yang bekerjasama dengan PT STM dengan harapan, “Mudah-mudahan upaya kecil ini bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain untuk mengatasi persoalan sampah ini,” tutur Doktor University Strathclyde UK tersebut. (diskominfotikntb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu