Konstruksi Gedung IGD RSUD Provinsi NTB Sesuai SNI dan Tahan Gempa

Foto : General Manager Operasional Gedung PT PP (kanan).

Mataram, SIARPOST | Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Provinsi NTB telah diresmikan oleh Gubernur Zulkieflimansyah, Sabtu (24/12) kemarin. Gubernur NTB meresmikan gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Konstruksi pembangunan IGD RSUD Provinsi NTB delapan lantai dengan desain yang mewah dan memiliki fasilitas heliped di tingkat paling atas dari gedung tersebut dibangun oleh dua perusahaan jasa konstruksi yaitu PT PP (Persero) dan PT Damai Indah Utama (DIU).

General Manager Operasional Gedung PT PP (Persero), mengatakan, konstruksi gedung delapan lantai dengan kapasitas 68 tempat tidur tersebut sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Konstruksinya kalau untuk ketahanan gedung sudah sesuai dengan perencanaan dan sesuai dengan aturan UU bahwa gedung ini didesain sesuai dengan rencana umurnya minimal 50 tahun,” jelasnya saat diwawancarai usai peresmian gedung IGD RSUD Provinsi NTB, Sabtu (24/12).

Baca juga : Gedung Megah IGD RSUD Provinsi NTB Diresmikan, Ini Keunggulannya Dari Gedung Lama

Pada saat didesain, tambahnya, untuk bangunan ini sudah diperhitungkan SNI gempa terbaru tahun 2019 mengikuti zona dan kekuatan gempa di Lombok.

Masa perawatan gedung akan dilakukan perusahaan selama satu tahun atau 355 hari kalender terhitung sejak 27 Desember 2022.

“Rencana umur bangunan minimal 50 tahun dan akan direview setiap 10 tahun. Konstruksi menggunakan sistem pondasi dalam,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PT DIU, Kukuh Sugiarto menyampaikan syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB, dan proyek pembangunan telah berjalan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat biaya.

“Saya berharap mudah-mudahan IGD RSUD Provinsi NTB ini bisa bermanfaat untuk seluruh warga masyarakat yang ada di NTB,” ucapnya sambil tersenyum.

Pembangunan Gedung IGD RSUD Provinsi NTB yang telah diresmikan oleh Gubernur Zulkieflimansyah, diketahui senilai Rp270 miliar.

Baca juga : Peresmian Gedung IGD Terpadu RSUP, Gubernur NTB : Tidak Ada Warga Miskin Yang Kesulitan Berobat

Gedung IGD delapan tingkat yang berada di depan RSUD Provinsi NTB itu disebut akan memberikan pelayanan maksimal kepada pasien. Bahkan berbagai macam keunggulan yang diupgrade dari gedung yang lama.

Selain desain yang lebih bagus, gedung IGD langsung berhadapan dengan jalan yang memudahkan kedatangan pasien rujukan yang datang ke RSUD Provinsi NTB.

Kelebihan dari gedung megah itu juga selain tempat penanganan awal, juga memiliki ruang operasi sehingga pemindahan pasien darurat lebih dekat dan lebih mudah. Sebanyak 10 kamar operasi ditempatkan di lantai delapan.

Didukung oleh sekitar delapan dokter spesialis dan sekitar 60 tenaga kesehatan atau perawat, membuat pelayanan di IGD akan lebih maksimal.

Pelayanan di Gedung IGD tersebut juga pastinya berkelas internasional karena disiapkan khusus untuk event internasional yang ada di NTB seperti World Superbike, MotoGP dan MXGP dan event dunia lainnya yang ada di NTB.

Salah satu persyaratan untuk menggelar MotoGP di bulan Oktober 2023 mendatang, NTB harus memiliki fasilitas dan pelayanan yang berkelas internasional begitu juga ketersediaan heliped yang ada di gedung IGD tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *