PUTR Lobar Terus Bangun Jalan Sopoq Angen 2,4 Km

 

Lombok Barat, SIARPOST | Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas PUTR telah mulai membangun jalan ‘Sopoq Angen’ dengan panjang 2,4 kilometer. Pembangunan tersebut telah dilakukan pada Desember 2022 lalu.

Untuk tahap pertama terlebih dahulu dilakukan pembangunan badan jalan yang dimulai dari jalan Soekarno – Hatta samping kantor Dinas Perhubungan Lobar hingga areal sungai sepanjang 30 meter.

Baca juga : Polres Lombok Tengah Amankan Kegiatan Jalan Sehat I Abad Nahdatul Ulama

Pembangunan badan jalan ini dianggarkan sekitar Rp 180 juta dan diharapkan terwujud badan jalan yang panjangnya hingga areal sungai tembus ke simpang tiga dekat kantor Samsat Lobar.

Kepala Dinas PUTR Lobar, I Made Arthadana, saat diwawancarai beberapa waktu lalu, mengatakan, untuk tahap awal sudah dimulai dengan melakukan pembangunan badan jalan. “Tahap awal pembangunan badan jalan sudah kita mulai. Untuk berapa panjangnya tergantung dari kemampuan anggaran yang kita alokasikan”, katanya.

Pada tahun 2023 ini, katanya, bisa dilanjutkan kembali pembangunannya setelah pembangunan badan jalan yang sudah dimulai sejak Desember 2022 lalu.

Baca juga : Sebanyak 4.910 atlet Akan Terjun di Porprov NTB 2023, PUPR NTB Pastikan Arena Siap

Sesuai dengan perencanaan, tahun 2022 menyelesaikan administrasi pembayaran lahan, sementara pada tahun 2023 ini untuk bentuk fisik jalan ditargetkan bisa dimulai.

“Ditargetkan tahun ini bisa kita mulai membangun fisik jalan,” katanya.

Selain pembangunan jalan, sebelumnya dilakukan pembebasan lahan yang diperkirakan akan menghabiskan sekitar Rp24 miliar untuk pembiayaan mulai dari proses awal, pembentukan tim dan kebutuhan biaya lainnya. Pemda sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk pembebasan lahan tersebut.

Untuk pembebasan lahan, kata Made, masih ada yang berproses untuk diselesaikan, karena di jalur jalan ini ada tanah wakaf yang sedang dalam tahap pembahasan.

“Pembebasan lahan hampir tuntas, tinggal masih ada tanah wakaf yang sedang dalam pembahasan,” kata Made.

Sementara itu Kepala BPKAD Lobar, H. Fauzan Husniadi menjelaskan bahwa di APBD sudah disiapkan anggaran pembebasan lahan dan kebutuhan lainnya sekitar Rp 30 miliar. Untuk proses identifikasi lahan warga dan proses penghitungan, sudah mulai dilakukan oleh Dinas PUTR. Bahkan sudah berproses untuk tahap dua. Kalau sudah selesai di BPKAD tinggal membayarkan lahan untuk pembangunan jalan.” Proses pembebasan ada di Dinas PUTR, kami di BPKAD tinggal membayar saja,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu