Laris Manis, Produk UMKM Binaan Apmikimmdo Lobar Hadir di Bazar Jambore PKK

 

/Apmikimmdo Adalah Organisasi Pengusaha  Paling Aktif di Lobar

Lombok Barat, SIARPOST | Produk UMKM Binaan Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimmdo) Lombok Barat laris manis di acara Bazar Jambore PKK yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati setempat, Kamis (16/3/2023).

Dalam kegiatan Jambore PKK tersebut Apmikimmdo melibatkan sejumlah UMKM dari beberapa kecamatan yang ada di Lombok Barat. Produk-produk yang ditampilkan juga adalah yang sudah melalui seleksi terlebih dahulu.

Baca juga : Pesta Miras di Taman, 12 Remaja Ingusan di Dompu Ditangkap Polisi

Sejumlah pengunjung terlihat mengunjungi stand Apmikimmdo yang berada di depan gedung kantor DPRD Lobar. Bukan saja melihat, tetapi para pengunjung juga banyak yang membeli produk-produk tersebut.

Ketua Apmikimmdo Lombok Barat, Muhazam, mengatakan, produk UMKM binaan Apmikimmdo selalu hadir dan terlihat di dalam sejumlah acara bazar. Karena dengan mengikuti acara-acara tersebut, Produk UMKM dapat dipromosikan dan dikenal.

“Kami menyertakan beberapa UMKM di bazar kali ini, produk-produk ini juga yang kami bawa ke WSBK Mandalika kemarin,” kata Muhazam MM saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (16/3/2023).

Sejauh ini Apmikimmdo adalah asosiasi perkumpulan pengusaha mikro kecil menengah yang sangat aktif mengikuti setiap kegiatan bazar.

Baca juga : Bagi Sembako Secara Masif, Bawaslu Lobar Imbau Lalu Ahmad Zaini Jangan Lakukan Gerakan Kampanye

Produk-produk UMKM yang dipromosikan dan dijual dalam bazar PKK kali ini bervariasi seperti Pawon Kripik pisang, Pawon cakar ayam, Salad Buah, dodol pisang dan dodol sirsak asli Suranadi, produk kopi Lombok, abon nangka, siomai, bubuk temulawak dan banyak lagi.

Muhazam berharap, pemerintah dalam hal ini para pejabat atau ASN di lingkup Pemda Lobar membantu mempromosikan dan membeli produk-produk lokal agar ekonomi UMKM bisa bergerak dan berkembang.

Sejauh ini Apmikimmdo Lombok Barat mempunyai anggota sekitar 400 orang yang telah memiliki kartu anggota. Selain itu masih ada ribuan anggota yang belum memiliki kartu anggota dan izin usaha seperti NIB.

“Ini tugas kita bersama untuk membantu UMKM mempunyai izin usaha dan membantu mereka menjadi UMKM yang kuat berkembang. Kami juga akan terus membantu memfasilitasi pembuatan izin usaha dan mengikut sertakan mereka untuk mengikuti pelatihan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *