Tingkatkan Kompetensi Dasar Pelayanan Kesehatan, Dikes KSB Gelar Orientasi 229 Kader Posyandu

Sumbawa Barat, SIARPOST.com | Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menggelar orientasi kader Posyandu dalam mendukung penerapan integrasi pelayanan kesehatan primer di Kabupaten tersebut.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak 03 – 14 April 2023 ini, sebanyak 229 Kader Posyandu ikut dan mendapatkan materi tentang 25 Kompetensi Dasar. Para Kader Posyandu ini merupakan perwakilan dari masing-masing posyandu yang tersebar di seluruh wilayah kerja Puskesmas.

Kegiatan orientasi kader Posyandu ini dilaksanakan di aula masing-masing Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa Barat Hj. Erna Idawati SE, saat dimintai keterangan di Taliwang, Kamis (13/4/2023), mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang sama tentang Kompetensi Dasar yang harus dimiliki oleh Kader Kesehatan (Kader Posyandu).

Baca juga : Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah

“Agar para Kader Posyandu paham tentang Kompetensi Dasar, mengetahui dan meningkatkan keterampilan mereka dalam memberikan pelayanan di Posyandu, serta mensukseskan penerapan integrasi pelayanan kesehatan primer di Sumbawa Barat,” kata Hj. Erna.

Hj. Erna mengatakan dalam kegiatan tersebut, ratusan kader posyandu diberikan materi tentang 25 Kompetensi dasar yang dikelompokkan menjadi 5 kompetensi yaitu :

1. Kompetensi ibu hamil dan menyusui
2. Kompetensi bayi dan balita
3. Kompetensi usia sekolah dan remaja
4. Kompetensi usia produktif dan lansia, dan
5. Kompetensi pengelolaan Posyandu.

Selain materi 25 Kompetensi Dasar tersebut, sasaran juga mendapatkan materi tentang peran kader posyandu dalam mendukung penerapan integrasi pelayanan kesehatan primer.

Baca juga : Bappenda NTB Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Dijelaskan Hj. Erna, Posyandu merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas
kesehatan dan Gizi masyarakat, mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi, anak stunting, serta menurunkan angka penyakit tidak menular.

Posyandu sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan Bersama masyarakat sangat berperan penting dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Keberadaan Posyandu yang ruang lingkupnya adalah dusun membuatnya lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain melengkapi sarana dan prasarana posyandu, hal yang tak kalah pentingnya dalam pelaksanaan posyandu adalah keberadaan kader yang kompeten dan terlatih. Hal ini disebabkan karena kader inilah yang menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat selama proses pelayanan posyandu.

Dalam penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer yang merupakan Pilar pertama dari 6 Pilar Transformasi Sistem Kesehatan di Indonesia, Kader Posyandu sangat berperan dalam pelaksanaan penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer sehingga pengetahuan dan keterampilan para kader posyandu perlu ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *