SDN Sumer Payung Tidak Layak, Pemda Sumbawa Akan Bangun Satu Ruang Kelas Beserta Perabotnya

 

 

Sumbawa, SIARPOST.com | Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Sumbawa Yuni Ilmi Kurniati, mengatakan, ikhtiar Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa guna memajukan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia melalui misi pertama yaitu Sumbawa Sehat dan Cerdas terus diupayakan, antara lain melalui pemenuhan capaian mutu dan layanan standar pelayanan minimal urusan pemerintahan konkruen wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar di bidang pendidikan.

Kemudian lanjutnya, Pemenuhan SPM di bidang Pendidikan, dan kesehatan serta pekerjaan umum, juga merupakan amanah yang bersifat earmark yang harus terpenuhi dan prioritas dalam penyusunan APBD Tahun 2023 ini melalui kebijakan DAU yang ditentukan penggunaannya sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2022 tentang Pedoman penyusunan APBD TA 2023 dan Peraturan Mentri Keuangan RI nomor 212/PMK.07/2022 tentang Indikator tingkat kinerja daerah dan ketentuan umum Bagian Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditentukan penggunaannya TA.2023.

Baca juga : Kondisi Tidak Layak, Abdul Rafiq : Pembangunan Ruang SDN Sumer Payung Harus Dipercepat

“Oleh karena itu APBD 2023 ini telah dialokasikan anggaran untuk bidang pendidikan, kesehatan dan PUPR Untuk pemenuhan SPM,” ungkap Yuni.

Termasuk di dalamnya ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pendidikan salah satunya di SDN Sumer Payung dengan alokasi anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru 1 unit dengan perabotnya.

Sebelumnya sempat diberitakan di
Media Nasional dengan tajuk 81 siswa SDN Sumer Payung, harus belajar didalam ruangan kelas yang disekat dan Pandangan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa agar pembangunan SDN Sumer Payung menjadi prioritas dalam rangka untuk mewujudkan SPM Pendidikan

 

Dihubungi terpisah, Mohammad Husnul Alwan , S.Ag Kepala Bidang Pembinaan SD menambahkan bahwa telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru sekolah untuk 8 SDN termasuk SDN Sumer Payung Kecamatan Labuhan Badas pada Tahun Anggaran 2023.

Baca juga : Belum Setahun Menjabat, Walikota Bandung Terjaring OTT KPK, Dugaan Kasus Suap  

Kemudian lanjutnya, adapun sejumlah SDN yang akan dibangun adalah SDN 1 Gontar Kecamatan Alas Barat , SDN 2 Sampa Kecamatan unter iwes,
SDN 3 Batu Rotok Kecamatan Batulanteh, SDN Lantung Padesa Kecamatan Lantung, SDN Nijang Kecamatan Unter Iwes, SDN Sumer Payung Kecamatan Labuhan Badas, SDN Tatede Dalam Lopok Kecamatan Lopok, SDN Teladan kecamatan Lenangguar.

“ini menjadi prioritas pemenuhan Capaian Mutu dan layanan Standar Pelayanan Minimal urusan pemerintahan konkuren Wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar yang tertuang dalam APBD 2023 melalui DPA Dinas Dikbud, Program pengelolaan pendidikan baik itu sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan pendidikan anak usia dini yang menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten Sumbawa, Ini masuk dalam kegiatan pengelolaan pendidikan Sekolah Dasar Sub Kegiatan penambahan ruang kelas baru

“Khusus untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru Sekolah beserta perabotnya (DTU_DAU) dengan alokasi anggaran Rp. 5.418.242.000,-. (termasuk didalamnya utk SDN sumir payung senilai 194.796.000 tersebut diatas), sebagai bagian dari ikhtiar mewujdkan Misi pertama Sumbawa Sehat dan Cerdas utk Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa”Pungkasnya. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *