SIARPOST | Situasi di Gaza saat ini semakin mencekam, dari video yang beredar dari masyarakat setempat kelaparan terjadi dimana-mana, bahkan beberapa hari sebelumnya ratusan warga Gaza tewas ditembaki tentara pendudukan Israel pada saat merebut bantuan makanan.
Hal itu menarik sejumlah kepala negara di dunia angkat bicara, beberapa kepala negara seperti Perancis, Qatar, Yordania mengecam tindakan biadab tentara pendudukan Israel tersebut.
Baca juga : Jelang Pilkada, Ini Empat Pasangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Sumbawa
Kondisi kelaparan semakin parah, sejumlah negara seperti Perancis, Qatar, Inggris dan Yordania, mengirim bantuan melalui udara. Bantuan tersebut dikirim karena jalan masuk darat ditutupi Israel.
Salah satu negara yang ikut mengirimkan bantuan adalah Amerika Serikat (AS). AS mengirim bantuan kemanusiaan pertamanya ke Gaza, Palestina. Lebih dari 30.000 makanan dikirim AS dengan cara diterjunkan dari tiga pesawat militer.
Baca juga : PT AMNT Tak Jalankan Kewajiban, Aktivis Perempuan Desak Pemprov dan Pemda Realisasikan Rekomendasi KomnasHAM
Operasi tersebut dilakukan bersama dengan angkatan udara Yordania. Operasi itu merupakan yang pertama dari banyak operasi yang diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden. Komando Pusat AS mengatakan pesawat angkut C-130 menjatuhkan lebih dari 38.000 makanan di sepanjang garis pantai Gaza pada pada Sabtu (2/3). Dikutip dari detik.
Negara-negara lain termasuk Inggris, Prancis, Mesir dan Yordania sebelumnya telah mengirimkan bantuan melalui udara ke Gaza. Namun, ini adalah yang pertama dilakukan oleh AS.
(Tim)














