“Besok Senin kita coba masukkan ke Baznas. Ada bantuan kebutuhan dasar satu juta rupiah. Kita coba bantu,” ungkap Ferial.
Langkah ini, kata Ferial, diambil sebagai bentuk respons kemanusiaan, sembari memastikan seluruh mekanisme bantuan tetap berjalan sesuai regulasi.
“Senin kita masukkan ke Baznas. Kita upayakan bantu,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi gambaran bahwa di tengah sistem bantuan yang berbasis kriteria dan data, respons cepat pemerintah daerah tetap dibutuhkan untuk menjembatani kondisi darurat warga, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar anak.
Redaksi | SIAR POST














