NTBCare dan MIO NTB Bagi Ratusan Takjil di RSUD Provinsi NTB, Sasar Keluarga Pasien hingga Petugas Jaga

Mataram, SIAR POST – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh NTBCare bersama MIO NTB. Keduanya turun langsung membagikan ratusan takjil kepada keluarga pasien dan petugas jaga di RSUD Provinsi NTB, Jumat (21/2/2026).

Kegiatan sosial tersebut menyasar para penjaga pasien yang tengah mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan. Takjil dibagikan dari satu ruangan ke ruangan lain, memastikan setiap keluarga pasien yang sedang menunggu mendapatkan bagian untuk berbuka puasa.

Tidak hanya keluarga pasien, para petugas keamanan dan tenaga jaga rumah sakit juga turut menerima takjil.

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat relawan menyapa satu per satu warga yang berada di ruang rawat.

Direktur NTBCare, Yuni Bourhany, usai kegiatan menyampaikan rasa syukurnya karena dapat berbagi langsung dengan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami memilih RSUD Provinsi NTB karena banyak keluarga pasien yang tidak bisa keluar mencari makanan untuk berbuka puasa. Mereka harus tetap menjaga anggota keluarganya yang sedang dirawat. Takjil ini mungkin tidak banyak, tetapi sangat membantu mereka untuk sekadar berbuka tanpa harus membeli di luar,” ujarnya.

Menurut Yuni, Ramadan menjadi momentum memperkuat empati sosial, terutama kepada warga yang sedang menghadapi ujian kesehatan keluarga.

Sementara itu, Ketua MIO NTB, Feryal MP, mengungkapkan bahwa ratusan cup takjil yang disiapkan ludes dalam waktu singkat. Bahkan, masih banyak warga yang datang dan berharap mendapatkan bagian.

“Alhamdulillah semuanya habis dibagikan. Bahkan masih ada yang meminta. Ini bagian dari cara kami berbagi dengan warga yang sedang dalam kesulitan. Semoga menjadi keberkahan bagi semua,” kata Feryal.

Relawan NTBCare dan MIO NTB tampak menyusuri lorong demi lorong rumah sakit, mengetuk pintu ruang rawat dengan penuh sopan santun sebelum menyerahkan takjil kepada keluarga pasien.

Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menyampaikan pesan kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh rahmat.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial. Di tengah kesibukan dan kecemasan keluarga pasien menunggu kabar kesembuhan, kehadiran takjil sederhana tersebut menjadi penguat semangat dan pengingat bahwa mereka tidak sendiri.

NTBCare dan MIO NTB berharap kegiatan berbagi seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, terutama di ruang-ruang sunyi seperti rumah sakit, tempat banyak orang berjuang dalam diam.

*Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *