LOMBOK UTARA,SIARPOST— Prestasi Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara di tingkat nasional tidak hanya menjadi catatan penghargaan, tetapi juga membawa konsekuensi pada pemanfaatan dana yang diterima untuk pembangunan daerah.
Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Pemda Lombok Utara berhasil meraih peringkat pertama bidang Pelayanan Fasilitas Kesehatan dan peringkat ketiga bidang Pemukiman dalam program penyediaan 3 juta rumah pemerintah.
Dari capaian tersebut, terdapat dana penghargaan sekitar Rp2 miliar serta alokasi bantuan rumah yang diterima daerah. Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, memastikan seluruh penghargaan berupa dana tersebut tidak dikelola secara pribadi, melainkan masuk ke kas daerah dan akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan.
“Semua dana penghargaan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Tidak ada yang kita pegang secara pribadi,” ujar Najmul saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (18/9/2026).
Menurut Najmul, penghargaan tersebut harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan mengarahkan penggunaannya sesuai dengan bidang yang menjadi dasar diraihnya penghargaan.
Dana yang berkaitan dengan sektor kesehatan, kata dia, akan diarahkan untuk mendukung pengembangan bidang kesehatan. Sementara alokasi yang berkaitan dengan pemukiman akan digunakan untuk mendukung pembangunan pemukiman.
“Tujuannya jelas untuk membangun. Yang dari sektor kesehatan akan dimanfaatkan untuk pengembangan bidang kesehatan, begitu pula dengan sektor pemukiman akan kita arahkan untuk pembangunan pemukiman,” tegasnya.
Najmul menjelaskan, proses pengalokasian dana akan dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan penghargaan selesai. Pemerintah daerah akan memprosesnya melalui mekanisme penganggaran yang berlaku agar pemanfaatannya dapat dilakukan secara transparan.
Dengan demikian, penghargaan yang diraih KLU tidak berhenti pada piagam dan pengakuan tingkat nasional. Dana yang menyertainya akan diarahkan kembali untuk memperkuat fasilitas serta pembangunan yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
Capaian tersebut sekaligus menjadi tambahan sumber dukungan bagi Pemda KLU untuk melanjutkan pembangunan, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan dan pemukiman yang menjadi bidang prestasi daerah di tingkat regional nasional tersebut.(Niss)














