Polisi Ringkus Pasutri Pengedar Sabu di Dompu

Dompu, SIARPOST – Pasang suami istri yang diduga pengedar Narkoba berinisial JWD (31) dan N (30) diringkus tim opsnal Sat Res Narkoba Polres Dompu di rumah kontrakannya Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu, Minggu (29/8) sekitar pukul 15.30 WITA.

Keduanya ditangkap karena dilaporkan warga, bahwa sering melakukan transaksi Narkoba jenis Sabu di rumah kontrakan tersebut.

Saat diciduk polisi, salah satu pasangan tersebut sempat membuang beberapa plastik klip yang masih berisi Sabu yang sudah cair ke aliran pipa paralon yang mengarah ke sungai.

“Keduanya sudah diamankan di Mapolres, saat ditangkap barang bukti Sabu seberat 0,46 gram dan uang tunai sebesar kurang lebih Rp50 juta diamankan,” ungkap Kasat Narkoba Iptu Ramli SH dalam laporannya, Senin (30/8).

Baca juga : Cegah Kerumunan Masa Pandemi, Gabungan Patroli Yustisi Skala Besar Di Sumbawa Tetap Digelar

Penangkapan berawal dari laporan warga bahwa di rumah kontrakan di Kelurahan Bali Satu tersebut sering dijadikan lokasi transaksi Sabu.

Menindaklanjuti informasi, tim opsnal Sat Res Narkoba dipimpin oleh Kasat Narkoba serta dibackup oleh Polsek Dompu yang dipimpin Kapolsek Ipda Arif Syarifudin, melaksanakan penyelidikan dan upaya penangkapan terhadap terduga.

“Tim langsung menggeledah badan dan rumah kontrakan tersebut dan mendapat barang bukti Sabu,” katanya.

Saat penggeledahan dan penangkapan terduga, disaksikan oleh warga setempat. Polisi mengamankan 0,46 gram Sabu dan uang tunai Rp50.156.000 yang diduga hasil dari menjual barang haram tersebut dan alat bukti lainnya.

Baca juga : Pisah Sambut Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Beri Kesan Yang Mendalam Selama Bertugas

Kedua pasangan suami istri itu langsung diamankan di Mapolres Dompu untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut sesuai hukum uang berlaku.

Terhadap keduanya akan diganjar pasal 112 dan 114 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan obat terlarang dengan hukuman paling sedikit 7 tahun penjara atau paling lama 20 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.