Silaturahim dengan Pimpinan BAZNAS RI, Gubernur NTB Bahas Program Penting

Mataram, SIARPOST – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menekankan bahwa NTB, khusunya pulau Lombok sudah lebih dari mampu untuk melakukan kerjasama lanjutan dengan pimpinan BAZNAS pusat.

We are more than capable, sangat mampu untuk itu “, ujar Bang Zul yang bertempat di Ruang VIP BIZAM, Rabu (10/11).

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membahas beberapa hal terkait syarat-syarat syariah, Rumah Sehat BAZNAS Lombok dan lainnya.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Pimpinan BAZNAS RI, yaitu Muhamad Nadratuzzaman Hosen, “Tujuan kami sama, agar nantinya syarat-syarat syariah bisa semakin dijelaskan dan terkait Rumah Sehat BAZNAS di Lombok supaya semakin berkembang”, ujarnya.

Baca juga : Pesan Singkat Gubernur Zul Kepada Pemuda Pelajar Sumbawa

Rumah Sehat BAZNAS sendiri bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan gratis di Lombok dari BAZNAS RI tersebut mulai diadakan sejak 2020, pasca pemulihan gempa Lombok tahun 2018 silam.

Selain itu, pihak BAZNAS mengungkapkan rasa terimakasihnya atas sambutan baik dari Gubernur Bang Zul, dikarenakan pertemuan seperti ini telah lama mereka nantikan.

“Kami ucapkan terimakasih karena telah diterima dengan baik, mengingat kami sebenarnya sudah lama ingin bertemu”, tambah Pak Hosen.

Baca juga : Permudah Pembuatan Paspor , Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar Buka Layanan Eazy Passport

Setelah melakukan pembicaraan terkait hal-hal yang harus dibahas, Bang Zul berharap agar kedepannya BAZNAS pusat dapat terus melakukan kerjasama dengan Lombok, NTB.

“Harapannya semoga kedepan kita dapat melakukan kerjasama yang lebih baik lagi, terutama terkait Rumah Sehat BAZNAS Lombok yang akan digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak. Terimakasih kami ucapkan”, tutup Bang Zul.

Turut hadir dalam pertemua tersebut yaitu, beberapa Pimpinan BAZNAS RI lainnya. (diskominfotikntb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu