Program Pendidikan Guru Penggerak Bangkitkan Nilai Luhur Budaya Daerah Sumbawa

Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Buka Secara Resmi Loka Karya 7 PGP

Sumbawa, SIARPOST – Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa membuka secara resmi Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 2 bagi Wilayah Mitra Provinsi NTB di Aula Sumbawa Grand Hotel, Sabtu (13/11).

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah mengapresiasi dan mendukung penuh program pendidikan guru penggerak yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek.

Baca juga : Ducati Bantah Pemberitaan di Beberapa Media Terkait Pembongkaran Cargo

“Ini sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para guru,” kata Bupati.

Menurut Bupati, apa yang diharapkan dalam program guru penggerak seleras dan terakomodir dalam peraturan Bupati Sumbawa nomor 33 tahun 2021 tentang Pendidikan Karakter yang telah dilaunching pada tanggal 4 oktober yang lalu.

“Ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk membangkitkan kembali nilai-nilai luhur budaya daerah sumbawa, yaitu Takit Ko Nene Kangila Boat Lenge.” Ujar Bupati.

Untuk itu, Bupati berkeyakinan, dengan adanya Perbub Pendidikan Karakter ini dapat memberikan pedoman bagi satuan pendidikan sebagai sarana pembentukan sikap, pikiran dan perilaku positif peserta didik.

“Mari jaga komitmen guru di lapangan dalam meningkatkan pendidikan di Kabupaten Sumbawa, demi Tau dan Tana Samawa.” Pungkasnya

Warga Gemilang yang Berkeadaban.

Di tempat berbeda, Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany juga membuka secara resmi Lokakarya-7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 2 bagi Wilayah Mitra Provinsi NTB, di Transit Hotel Sumbawa Besar.

Baca juga : Jum’ at Berkah, Dandim 1628/SB Serahkan Bantuan Sembako Ringankan Beban Masyarakat Ditengah Pandemi Covid-19

Pendidikan Guru Penggerak, adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran, yang merupakan program Kemendikbudristek RI.

Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon Guru Penggerak, dan selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan, program lokakarya ini sejatinya merupakan upaya dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Pemerintah daerah sangat mensupport kegiatan ini, dan ke depan akan bersinergi dengan guru penggerak untuk menciptakan generasi Sumbawa yang gemilang dan berkeadaban”, tegasnya.

Ia merasa bersyukur, apa yang diharapkan dalam program Guru Penggerak ini, selaras dan terakomodir dalam Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 33 Tahun 2021, tentang Pendidikan Karakter yang telah dilaunching 4 Oktober lalu.

Dikatakan, semua siswa wajib mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan, terutama anak-anak yang berada di daerah pelosok.

Ia berharap, para guru mesti ikhlas dan berjiwa sosial dalam melaksanakan tugas, dimanapun ditempatkan.

Selain mengajar, guru harus menjadi contoh dan suritauladan yang baik bagi anak didiknya.

“Guru harus berinovasi dan berkreasi agar para siswa tidak bosan dalam belajar,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *