Perusahaan Angkut Batu Bara di KSB Diduga Minim Serap Tenaga Kerja Lokal, Ternyata Tak Lapor Ke Disnaker

Foto Bongkar muat batu bara di Sumbawa Barat. Dok Zonamerah

SUMBAWA BARAT, SIAR POST — Selain persoalan keselamatan jalan, perusahaan pengangkut batu bara di kawasan Benete juga disorot terkait minimnya pelibatan tenaga kerja lokal.

Informasi ini disampaikan warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut warga, meski perusahaan berdomisili di Kabupaten Sumbawa Barat, sebagian besar pekerja yang digunakan justru berasal dari luar daerah.

Bahkan, proses rekrutmen dan pelaporan tenaga kerja diduga tidak pernah disampaikan ke instansi terkait.

“Domisilinya memang di Sumbawa Barat, tapi yang kerja kebanyakan orang luar. Lokal sedikit sekali yang dilibatkan,” kata warga.

Kondisi ini diperkuat dengan pernyataan Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, melalui Kabid Tenaga Kerja, Nasrullah, SE, saat dikonfirmasi Jumat (30/1/2026).

Nasrullah menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait komposisi tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan dermaga Benete.

“Di bidang saya sendiri, mereka belum melaporkan tenaga kerjanya. Saya baru menjabat Oktober 2025, dan sepengetahuan saya selama tahun 2025 belum ada pelaporan,” jelas Nasrullah.

Ia menyebut, sesuai Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah, perusahaan diwajibkan mempekerjakan tenaga kerja lokal minimal 50 hingga 60 persen.

Namun hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan sejauh mana kewajiban tersebut dipenuhi.

“Kami kemarin sempat hadir dalam undangan koperasi TKBM yang terdiri dari 8 perusahaan di wilayah dermaga Benete. Tapi mereka belum menyampaikan data tenaga kerja, berapa lokal dan berapa dari luar,” ujarnya.

Nasrullah menegaskan, pihaknya akan segera memanggil seluruh perusahaan tersebut untuk menertibkan kewajiban administrasi, termasuk pencatatan peraturan perusahaan, PKWT, serta pelaporan tenaga kerja.

“Kami rencanakan minggu depan akan kami panggil semua. Terkait rekrutmen, seharusnya masyarakat lokal sekitar yang diberdayakan. Ini akan segera kami konsultasikan dengan atasan,” tegasnya.

Redaksi | SIARPOST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *