Dapur MBG Empang Kembali Dibuka, 3.822 Penerima Manfaat Termasuk Ibu Hamil Kembali Dapat Makan Bergizi Gratis

Sumbawa, NTB (SIAR POST) – Setelah sempat tutup selama satu hingga dua bulan akibat persoalan internal, dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, akhirnya kembali beroperasi.

Pembukaan kembali dapur ini disambut lega oleh ribuan penerima manfaat yang sebelumnya sempat terdampak penghentian layanan. Pembukaan dapur tersebut diputuskan dari hasil mediasi yang dilakukan pihak yayasan dan berbagai pihak terkait termasuk dihadiri Danramil Empang, Jumat (27/2/2026).

Dapur MBG 2 yang berlokasi di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, kini kembali melayani 18 sekolah dengan total sekitar 3.822 penerima manfaat, termasuk para siswa dan ibu hamil.

Sebelumnya, akibat penutupan sementara tersebut, ribuan siswa tidak mendapatkan hak mereka untuk memperoleh makan bergizi gratis.

Permasalahan yang menyebabkan dapur tidak beroperasi diduga dipicu oleh persoalan internal antara kontraktor dan mitra dapur. Namun, melalui mediasi yang melibatkan kepala yayasan serta pihak-pihak terkait, termasuk Danramil Empang, akhirnya tercapai titik terang dan kesepakatan damai.

Ketua Yayasan YLH Nusra, Baihaqi Purnama, ST., menyampaikan harapannya agar dengan tercapainya kesepakatan ini, penyaluran program dapat segera berjalan normal kembali.

“Semoga dengan adanya kesepakatan ini, para penerima manfaat bisa segera kembali terlayani. Kasihan anak-anak yang membutuhkan. Kami berharap program Bapak Presiden dapat terlaksana dengan lancar sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, dampak dari penutupan dapur MBG tersebut sempat memicu aksi protes. Sejumlah siswa dari sekolah penerima manfaat bahkan mendatangi kantor Camat Empang untuk mempertanyakan alasan penghentian layanan yang dinilai merugikan mereka.

Aksi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak, hingga akhirnya dilakukan mediasi untuk mencari solusi terbaik. Dengan dibukanya kembali dapur MBG di Empang, diharapkan program peningkatan gizi bagi anak-anak sekolah dan ibu hamil dapat berjalan optimal serta tidak lagi terkendala persoalan internal.

Masyarakat Kecamatan Empang pun berharap kejadian serupa tidak terulang, agar keberlangsungan program makan bergizi gratis tetap terjaga demi masa depan generasi muda Sumbawa.

Pewarta : Edo | Editor : Feryal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *