RSUD Praya Permudah Layanan BPJS: Cukup Bawa KTP, Aktivasi Bisa Selesai Sehari Meski Hari Libur

LOMBOK TENGAH, NTB (SIARPOST) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi pasien pengguna BPJS Kesehatan. Melalui sistem pelayanan yang terintegrasi, RSUD Praya kini mampu membantu proses pengurusan BPJS dengan lebih cepat dan mudah.

Direktur RSUD Praya, dr. Mamang, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan pola pelayanan yang mempermudah masyarakat, terutama bagi pasien yang datang dalam kondisi darurat namun mengalami kendala dengan status BPJS.

Menurutnya, sistem yang diterapkan di RSUD Praya telah terkoneksi dengan berbagai instansi terkait, sehingga proses verifikasi data dapat dilakukan dengan cepat.

“Di RSUD Praya sepertinya sudah terkoneksi semua. Asal pasien membawa KTP atau KK, PIC UHC di IGD akan langsung menghubungi sistem, baik ke Dinas Kesehatan, Dukcapil maupun Dinas Sosial,” jelas dr. Mamang, Minggu (8/3/2026).

Secara regulasi, proses pengaktifan atau pengurusan BPJS memang membutuhkan waktu hingga 3×24 jam. Namun dalam praktiknya, RSUD Praya mampu mempercepat proses tersebut.

“Memang regulasinya 3×24 jam untuk proses BPJS. Tapi nyatanya di RSUD Praya bisa selesai dalam sehari, bahkan jika pasien datang saat hari libur, asalkan membawa KTP,” tambahnya.

Dengan pola pelayanan ini, masyarakat yang tiba-tiba sakit dan mendapati status BPJS tidak aktif tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus melalui prosedur yang berbelit.

RSUD Praya juga memastikan pasien tidak akan direpotkan dengan proses administrasi yang rumit. Selama data kependudukan tersedia, rumah sakit akan membantu proses pengurusan hingga BPJS kembali aktif.

“RSUD Praya ini bisa melayani masyarakat yang membutuhkan BPJS. Pelayanannya bagus karena tidak menunggu 3×24 jam untuk mengurus BPJS yang tidak aktif. Asalkan masyarakat datang membawa KTP, pengurusannya bahkan bisa selesai dalam sehari,” tegas dr. Mamang.

Upaya pelayanan cepat ini mendapat apresiasi dari lembaga sosial kesehatan NTBCare. Direktur NTBCare, Yuni Bourhany, menilai pola pelayanan seperti yang diterapkan RSUD Praya merupakan contoh baik yang seharusnya bisa diadopsi oleh rumah sakit lain di Nusa Tenggara Barat.

NTBCare berharap seluruh RSUD maupun rumah sakit di NTB dapat menerapkan sistem serupa agar pelayanan kesehatan benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“NTBCare sangat mengapresiasi langkah RSUD Praya. Kami berharap semua RSUD dan RSU di NTB bisa mengadopsi pola pelayanan seperti ini sehingga pelayanan kepada masyarakat benar-benar menjadi prioritas,” ujar Yuni.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik jika tiba-tiba sakit sementara BPJS dalam kondisi tidak aktif. Masyarakat masih bisa mendapatkan bantuan untuk mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS.

Menurut Yuni, masyarakat juga dapat menghubungi NTBCare untuk membantu proses pengaktifan BPJS, terutama dalam kondisi darurat.

“Jika masyarakat tiba-tiba sakit dan BPJS-nya tidak aktif masyarakat bisa menghubungi NTBCare untuk membantu mengaktifkan kembali BPJS tersebut,” jelasnya.

Untuk mendapatkan pendampingan, masyarakat dapat menghubungi NTBCare di nomor 0812-3711-5334.

Dengan pola pelayanan cepat dan koordinasi lintas instansi ini, RSUD Praya diharapkan menjadi contoh pelayanan kesehatan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *