Lombok Utara,SIARPOST – Momentum Ramadan dimanfaatkan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Lombok Utara untuk memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan,Rabu 11/3/2026 Melalui kegiatan santunan sosial, LKKS menyalurkan bantuan kepada delapan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang masih aktif di daerah tersebut.
Bantuan yang diberikan berupa 169 paket sembako yang dihimpun melalui gotong royong berbagai pihak. Donasi datang dari kalangan swasta hingga instansi pemerintahan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang rutin digelar setiap bulan Ramadan.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) KLU, Fathurrahman, mengatakan santunan tersebut merupakan bagian dari program tahunan yang dikemas dalam kegiatan bulan bakti sosial.
“Paket sembako yang kita kumpulkan dari beberapa pihak sebanyak 169 paket,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut disalurkan kepada delapan LKS yang hingga kini masih aktif menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Fathurrahman menegaskan, keberadaan LKS sangat penting karena menjadi salah satu mitra pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial. Lembaga ini dibentuk oleh masyarakat dan bergerak membantu kelompok rentan seperti anak terlantar, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Namun ia mengungkapkan, dari sekitar 50 LKS yang pernah terbentuk di Lombok Utara, hanya delapan lembaga yang saat ini masih aktif menjalankan kegiatan.
“LKS dibentuk atas dasar kepedulian dan kepekaan sosial masyarakat,” jelasnya.
Karena itu, ia menegaskan bahwa LKS tidak seharusnya dibentuk semata-mata untuk menunggu bantuan dari pemerintah. Semangat utama lembaga ini adalah kemandirian dan kepedulian sosial dalam membantu sesama.
Ia juga mendorong pengurus LKS agar lebih aktif memperkuat kelembagaan. Pasalnya, sejumlah program bantuan dari Kementerian Sosial sebenarnya dapat diakses langsung oleh LKS, terutama bagi lembaga yang telah memiliki akreditasi resmi.
“Membentuk LKS dengan mengajukan proposal ke Kemensos. Pemerintah daerah hanya memberikan rekomendasi saja,” terangnya.
Fathurrahman berharap para pengurus LKS dapat terus mengembangkan program sosial dan memperkuat peran lembaga mereka di masyarakat. Menurutnya, keberadaan LKS sangat dibutuhkan sebagai mitra pemerintah dalam menangani persoalan sosial di daerah.
Sementara itu, Ketua Umum LKKS Kabupaten Lombok Utara, Hj Rohani, mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelompok rentan. Ia menilai masih banyak persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.
Permasalahan tersebut mencakup berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak terlantar, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Rohani berharap kegiatan santunan yang digelar pada bulan Ramadan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Lombok Utara.(Niss)














