MATARAM, NTB (SIAR POST) – Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Nusa Tenggara Barat, Yeyen Seprian Rachmat, mengajak seluruh jajaran pengurus hingga tingkat kabupaten/kota untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap film nasional Pelangi di Mars.
Ajakan tersebut disampaikan Yeyen menyusul terbitnya surat edaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GEKRAFS Nomor 108/SE/GEKRAFS/01/III/2026 tentang dukungan nasional terhadap film karya anak bangsa tersebut.
Menurut Yeyen, surat edaran tersebut menjadi instruksi sekaligus semangat bersama bagi seluruh pengurus GEKRAFS di NTB untuk mengambil bagian dalam mendukung industri kreatif nasional, khususnya perfilman.
“Ini bukan sekadar ajakan menonton film, tetapi bentuk nyata dukungan kita terhadap karya anak bangsa yang telah menunjukkan kualitas dan daya saing di level global,” ujar Yeyen, Rabu (18/3/2026).
Ia menegaskan, pihaknya akan menggerakkan seluruh struktur organisasi mulai dari DPW, DPC hingga komunitas kreatif di daerah untuk aktif mengkampanyekan film tersebut.
Beberapa langkah yang didorong, lanjutnya, antara lain menyebarluaskan informasi melalui berbagai kanal komunikasi dan media sosial, mengajak masyarakat untuk menonton di bioskop, hingga menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) sebagai bentuk dukungan kolektif.
“Kami juga ingin menjadikan momentum ini sebagai upaya membangun rasa bangga terhadap karya kreatif Indonesia yang terus berkembang dan mampu bersaing secara global,” tambahnya.
Film Pelangi di Mars sendiri dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Film ini dinilai sebagai salah satu karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga merepresentasikan kualitas produksi film nasional yang semakin maju.
Yeyen berharap, melalui gerakan bersama ini, masyarakat NTB khususnya dapat ikut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Ini momentum penting. Mari kita tunjukkan bahwa karya anak bangsa layak mendapat tempat terbaik di negeri sendiri,” tutupnya. (RED)














