Lombok Utara,SIARPOST — Suasana berbeda terasa di kelas-kelas SD Negeri 2 Batu Rakit. Bukan sekadar duduk, mencatat, lalu pulang, siswa justru terlihat aktif menggerakkan jari, berdiskusi, dan saling menantang menjawab soal. Kegiatan peningkatan kemampuan numerasi dengan metode jari yang digelar di sekolah tersebut sukses mencuri perhatian dan memantik semangat belajar siswa pada Sabtu, 18/04/2026.
Kepala sekolah Saipudin yang turut memberikan tanggapan atas kegiatan ini menyebut pendekatan tersebut bukan hanya menarik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan belajar anak saat ini. Menurutnya, metode sederhana seperti penggunaan jari mampu menjembatani pemahaman konsep berhitung yang selama ini dianggap sulit oleh sebagian siswa.
“Anak-anak terlihat lebih cepat menangkap materi. Mereka tidak lagi takut dengan angka karena belajar sambil praktik langsung,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada numerasi, tetapi juga memperkuat literasi siswa. Kehadiran Pendiri Yayasan Chilli House,Noor Ain Husein memberikan warna tersendiri. Ia membawakan pendekatan literasi yang interaktif, mengajak siswa membaca, memahami, sekaligus mengekspresikan ide mereka dengan cara yang menyenangkan.
Salah satu siswa kelas VI Agus Setiawan bahkan mengaku lebih percaya diri setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa belajar menjadi lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya aktif bertanya, tetapi juga berebut mencoba metode yang diajarkan. Guru-guru pun tak tinggal diam. Mereka berkomitmen untuk mengadaptasi metode ini ke dalam proses belajar mengajar di kelas sehari-hari.
“Ini bukan sekadar kegiatan sekali selesai. Kami akan coba terapkan di kelas agar dampaknya berkelanjutan, terutama untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa,” tambah pihak sekolah.
Dengan pendekatan yang sederhana namun efektif, kegiatan ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam pendidikan tidak selalu harus rumit. Kadang, perubahan besar justru dimulai dari hal kecil seperti jari tangan yang kini menjadi alat belajar favorit siswa di SDN 2 Batu Rakit.(Niss)














