Jamaluddin Malady Kembali Pimpin NWDI Sumbawa, Serukan Persatuan dan Bangun Kantor Perjuangan Umat

Sumbawa, SIAR POST – Musyawarah Daerah Ke II, Pengurus Daerah Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa tahun 2026, berjalan dengan baik dan lancar, di Kampus Paracendekia NW Sumbawa, Kamis (14/5).

Kali ini, dengan mengusung tema menguatkan Soliditas organisasi dalam mewujudkan NWDI yang progresif, mandiri dan berdampak untuk umat.

Jamaluddin Malady S.Sos, MT kembali terpilih kedua kali untuk memimpin organisasi NWDI Kabupaten Sumbawa Periode 2026-2031. Organisasi NWDI dibawah Naungan PB NWDI Dr TGB Muhammad Zainul Majdi MA telah melakukan secara Demokrasi pemilihan Ketua Umum PD NWDI Sumbawa bergulir secara alot.

Ketua Umum terpilih Dea Guru Jamal akrab disapa menyampaikan bahwa, Musyawarah Daerah ini sejatinya adalah pilihan terbaik organisasi, karena proses demokrasi telah berjalan dengan baik, penuh semangat, dan dilandasi niat ibadah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas bentuk penghormatan terhadap demokrasi dan persaudaraan dalam organisasi,” cetusnya.

Lanjutnya, inilah indahnya perjuangan di organisasi agama, tidak ada gaji, tidak ada honor, yang ada hanyalah keikhlasan, pengabdian, dan harapan akan ridha Allah SWT. Masih kata Dea Guru Jamal, Kita semua hadir di sini bukan untuk mencari keuntungan duniawi, melainkan benar-benar berpasrah dan berjuang demi kemajuan umat. Karena itu, setelah pemilihan selesai, tidak boleh ada lagi sekat, kubu, atau perbedaan. Namun yang ada hanyalah persatuan untuk membangun organisasi yang lebih kuat.

“Insha’Allah, salah satu cita-cita besar yang menjadi pemikiran saya ke depan adalah bagaimana PD NWDI Kabupaten Sumbawa memiliki kantor sendiri yang representatif. Kita patut bersyukur karena hari ini kita sudah memiliki aset dan pondasi awal. Ini harus menjadi langkah besar menuju legitimasi organisasi yang lebih kokoh,” ungkapnya.

Untuk itu, sambung Dea Guru Jamal, mengajak seluruh pengurus, kader, sahabat, para dermawan, dan masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk bersama-sama berpartisipasi. Mungkin ada yang bisa membantu tanah, bangunan, atau donasi sebagai amal jariyah untuk akhirat. “Saya pribadi pun berkomitmen untuk ikut menyumbang sebagai bentuk keseriusan perjuangan ini,” ujarnya

Kedepannya, ketika kantor ini berdiri nanti, ia bukan hanya menjadi simbol organisasi, tetapi pusat perjuangan uma namun tempat berkembangnya ekonomi jamaah, pendidikan, dakwah, sosial budaya, hingga tempat singgah bagi jamaah dari berbagai kecamatan yang datang untuk kegiatan organisasi. Mereka punya tempat beristirahat, tempat beribadah, dan tempat memperkuat ukhuwah. tambahnya

Mengapa kita harus bersungguh-sungguh? Karena hidup ini sementara. Kita semua akan meninggal dunia. Jabatan akan berakhir. Kekuasaan akan selesai. Tetapi amal jariyah akan terus mengalir. Apa yang kita bangun hari ini untuk kemaslahatan umat, insya Allah akan menjadi pahala yang terus menyala hingga akhirat kelak. imbuhnya.

Karena itu, saya mengajak seluruh keluarga besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah untuk menutup seluruh dinamika pemilihan hari ini dengan persaudaraan. Demokrasi telah selesai. Mungkin dalam proses ada dinamika, ada bumbu-bumbu persaingan, dan itu hal biasa. Namun hari ini semuanya berakhir. Kini saatnya kita bersatu, kompak, utuh, dan bergerak bersama. Baik yang memilih saya maupun yang belum memilih saya, kita tetap satu keluarga, satu perjuangan, satu tujuan: membesarkan organisasi, memperkuat dakwah, dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat. harap Dea Guru Jamal

“Mari kita jalankan program-program positif organisasi dengan penuh keikhlasan, semangat, dan persatuan. NWDI Sumbawa harus maju, umat harus kuat, dan perjuangan harus terus berlanjut,” pungkasnya. (IA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *