Menurut sang ibu, selama ini putrinya tidak pernah mengeluhkan persoalan serius selain rasa lelah menjalani aktivitas kuliah.
“Sejauh terakhir ngobrol, cuma ngeluh capek kuliah saja. Namanya juga anak-anak, saya tetap kasih semangat,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, mahasiswi semester 6 Universitas Mataram tersebut ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Gomong Sakura, Kota Mataram, pada Minggu malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diduga telah meninggal dunia sejak satu hingga dua hari sebelum ditemukan.
Penemuan jenazah korban menggegerkan warga sekitar. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, muncul dugaan adanya tindak kriminal lantaran handphone dan sepeda motor milik korban dikabarkan tidak ditemukan di lokasi kos.
Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian maupun dugaan lainnya. Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (Red)














