Sapi Kurban Banpres dari KLU Tembus Satu Ton, Peternak Gangga Raup Penawaran Rp135 Juta

Lombok Utara,SIARPOST — Seekor sapi simental milik warga Dusun Gangga, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, mencuri perhatian setelah resmi terpilih sebagai hewan kurban bantuan presiden untuk Iduladha tahun ini. Bukan hanya karena ukurannya yang jumbo, tetapi juga karena bobotnya yang menembus 1.078,5 kilogram atau lebih dari satu ton dengan nilai penawaran mencapai Rp135 juta.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Utara, Tresnahadi, menyebut sapi milik Asmuddin itu menjadi pilihan pusat setelah melalui proses seleksi ketat bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi.

“Dari sekitar 10 ekor yang kita usulkan, sapi milik Pak Asmuddin yang terpilih karena bobotnya paling tinggi. Tim provinsi turun langsung melakukan verifikasi dan penimbangan di lapangan sebelum data dikirim ke pusat,” jelas Tresnahadi,Senin 18/05/2026

Menurutnya, proses seleksi tidak hanya melihat kondisi fisik ternak, tetapi juga kesehatan dan kelayakan hewan untuk dijadikan sapi kurban presiden. Hasilnya, sapi asal Gangga itu berhasil mengungguli kandidat lain yang diajukan dari Lombok Utara.

Harga sapi yang ditawarkan pemilik mencapai Rp135 juta. Meski nominal final masih akan dimantapkan dalam rapat koordinasi bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi, Tresnahadi berharap tidak ada proses tawar-menawar yang merugikan peternak lokal.

“Kami berharap ini menjadi bentuk penghargaan pemerintah kepada peternak kita. Apalagi sapi ini sudah dipilih langsung oleh pusat,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa mekanisme pembayaran nantinya dilakukan langsung dari Sekretariat Presiden ke rekening pemilik ternak. Seluruh data administrasi, termasuk rekening milik Asmuddin, telah diserahkan ke pihak provinsi untuk diproses lebih lanjut.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, bobot sapi Banpres tahun ini disebut lebih berat. Pada 2025 lalu, sapi kurban bantuan presiden dari Lombok Utara tercatat mendekati satu ton, sedangkan tahun ini sudah melampaui angka tersebut

“Ini lebih berat dari tahun lalu. Tahun ini sudah lebih dari satu ton,” ujar Tresnahadi.

Sapi Banpres tersebut rencananya akan diserahkan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara kepada Takmir Masjid Manggala saat Iduladha nanti. Penyaluran dilakukan secara bergilir setiap tahun ke masjid di kecamatan berbeda agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Usai diserahkan oleh Bupati Lombok Utara, hewan kurban itu akan dipotong di Masjid Manggala dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat serta jemaah sekitar.(Niss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *