Viral Video Truk Bermuatan Kayu Dihadang Warga di Dompu, Dugaan Illegal Logging di Saneo

/KPH dan Dinas LHK NTB Didesak Beri Penjelasan

SIARPOST, DOMPU – Sebuah video yang memperlihatkan warga menghadang truk merah bermuatan kayu balok di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di masyarakat. Kayu yang diangkut truk tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pembalakan liar atau illegal logging di kawasan Desa Saneo, Kecamatan Woja.

Dalam video tersebut, terlihat sebuah truk berwarna merah mengangkut sejumlah kayu balok. Beberapa orang yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan kepemilikan kayu itu tampak berada di lokasi. Sopir truk juga dimintai keterangan oleh warga mengenai kayu yang sedang diangkutnya.

Perekam video diketahui merupakan salah seorang warga Desa Karamabura, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Truk tersebut sengaja dihadang warga sebagai bentuk protes sekaligus desakan agar pihak berwenang segera menindaklanjuti dugaan aktivitas pembalakan liar di wilayah tersebut.

Dalam rekaman itu, warga menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), agar tidak mengabaikan persoalan yang mereka soroti.

Warga juga mempertanyakan pengawasan terhadap kawasan hutan di Desa Saneo. Mereka menilai dugaan maraknya aktivitas illegal logging di wilayah tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi yang berwenang.

Selain meminta penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat, warga mendesak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) agar melakukan pengawasan dan penegakan aturan secara konsisten. Mereka mempertanyakan efektivitas pengawasan di lapangan, termasuk dugaan adanya perlakuan tebang pilih dalam penanganan persoalan kehutanan.

Meski demikian, dugaan pembalakan liar dalam peristiwa tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum ada keterangan resmi mengenai asal-usul kayu, legalitas dokumen pengangkutan, maupun pihak yang bertanggung jawab atas muatan truk tersebut.

KPH Wilayah VI Diminta Beri Penjelasan

Kawasan Saneo menjadi salah satu wilayah yang disorot warga dalam persoalan pengawasan hutan. KPH Wilayah VI Ampang Riwo memiliki wilayah kerja pengelolaan hutan dan program perhutanan sosial di sejumlah kawasan, sehingga peran pengawasan serta klarifikasi dari pihak terkait dinilai penting untuk menjawab keresahan masyarakat.

Warga berharap aparat dan instansi kehutanan segera memeriksa asal-usul kayu yang diangkut truk tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, mereka meminta agar penanganannya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap dokumen angkutan, sumber kayu, serta keterangan sopir dan pihak terkait diperlukan untuk memastikan apakah muatan tersebut berasal dari aktivitas yang melanggar hukum atau memiliki izin yang sah.

Hingga berita ini dipublikasikan, SIARPOST masih berupaya meminta klarifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB terkait video yang viral tersebut, termasuk dugaan pembalakan liar di kawasan Saneo dan langkah pengawasan yang telah dilakukan.

Keterangan resmi dari instansi terkait diharapkan dapat memberikan kejelasan atas peristiwa tersebut sekaligus menjawab tuntutan warga mengenai perlindungan kawasan hutan di Kabupaten Dompu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *