Kapolsek Brangrea Berharap Pemerintah Desa Terus Ingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Sumbawa Barat, SIARPOST – Dalam mencegah dan memotong mata rantai penyebaran covid-19, Kapolsek Brangrea Iptu Santoso bersilaturahmi dan mengunjungi Kantor Desa setempat untuk terus mengingatkan staf desa dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.

Kapolsek mengajak pemerintah Desa untuk mengimbau secara masif warga agar tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Ia juga menekankan agar warga tidak melaksanakan kegiatan yang mengundang banyak orang.

“Sekarang perkembangan covid semakin meningkat kita harus terus mengimbau warga agar tidak menyepelekan virus ini,” ujar Kapolsek Brangrea melalui Paur Humas Ipda Eddy Soebandi S.Sos di Taliwang, (2/2).

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan, konsumsi makanan bergizi, vitamin, berolahraga, dan istirahat yang cukup.

Selain warga, Kapolsek juga mengajak para staf desa untuk memberikan contoh kepada masyarakat yaitu tertib mematuhi protokol kesehatan.

Sampai saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di BrangRea adalah 8 kasus.

Rincian kasus covid-19 di Sumbawa Barat per tanggal 1 Februari 2021 adalah :

  • Jumlah Pelaku Perjalanan berjumlah 14.194 orang dengan rincian masih dalam Karantina
    Mandiri 254 orang dan selesai karantina (Discarded) 13.930 orang.
  • Jumlah Kontak Erat 1. 745 orang dengan rincian masih Karantina Mandiri 194 orang dan
    selesai Karantina (Discarded) 1.551 orang.
  • Jumlah kasus Suspek 204 orang dengan rincian 12 orang masih isolasi dan (Discarded)
    192 orang.
  • Jumlah kasus Probable 18 orang dan 18 orang (Discarded)
  1. Jumlah Kasus terkonfirmasi 47 orang dengan rincian:
  • 34 orang menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat.
  • 1 orang dirawat di RSUP Mataram.
  • 6 orang menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
  • 3 orang dirawat di RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat.
  • 1 orang dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram.
  • 2 orang dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Matara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *