Tasyakuran dan Pelepasan Murid TK Aisyiyah Diwarnai Atraksi dan Tari

/Dikbud KSB dan Lurah Arken Apresiasi Para Guru TK Aisyiyah

Sumbawa Barat, SIARPOST – Tasyakuran dan Pelepasan Kelompok B TK Aisyiyah Kelurahan Dalam yang dilaksanakan di Taliwang, Sabtu (11/6) diwarnai dengan atraksi dan tarian dari anak-anak yang lulus pada tahun ajaran 2021-2022.

Anak-anak yang lincah dan semangat tersebut memperlihatkan kemampuannya dalam atraksi tarian di depan para tamu undangan di acara tersebut.

Tak jarang tepuk tangan dan rasa bangga dari para orang tua mereka yang langsung menyaksikan anak-anak nya tampil di atas panggung dan dihadapan orang banyak.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah atraksi tarian yang ditampilkan oleh para murid seperti tarian islami yang dibawakan Kelompok A, tarian terimakasih guruku dari Kelompo B dan tarian kreasi Sasambo.

Baca juga : Tanda Tangan MoU, Universitas Moestopo Berikan Kesempatan UKW Untuk Wartawan MIO Indonesia

Dalam acara Tasyakuran dan Pelepasan tersebut para murid yang lulus langsung diberikan medali penghargaan sebagai tanda kelulusan.

Kepala Sekolah TK Aisyiyah, Fitria Nurmawani SPd saat ditemui di Taliwang, Minggu (12/6) berharap kepada anak-anak yang akan melanjutkan ke jenjang selanjutnya agar rajin belajar, berprestasi sehingga menjaga nama baik sekolah.

Kepala Sekolah TK Aisyiyah Fitria Nurmawani SPd menyerahkan medali tanda kelulusan kepada salah seorang siswa, Sabtu (11/6).

“Belajar lebih giat lagi termasuk ilmu agama yang telah didapat dari TK Aisiyah, sehingga menjadi anak yang Sholeh dan Sholeha serta berakhlak mulia,” katanya.

Diungkapnya, untuk tahun ajaran 2021-2022, TK Aisyiyah meluluskan 32 siswa dan akan melanjutkan ke Sekolah Dasar sesuai pilihan para orang tua masing-masing.

Baca juga : Belasan Calon Taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat Asal KSB Ikut Tryout SKD

Analis Kurikulum Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat (Dikbud KSB), Eli Marliaty yang hadir pada acara tersebut mengatakan, dengan terlaksananya kegiatan pada pagi ini pasti ada kemitraan dan kontribusi yang sangat dalam dari para wali murid.

Ia mengapresiasi kerja keras para guru TK Aisyiyah yang selama ini sabar dalam mendidik anak-anak sehingga menjadi pintar, lincah dan cerdas.

Murid Kelompok B TK Aisyiyah Taliwang saat mempertunjukan atraksinya dalam tarian terimakasih guruku.

“Beberapa atraksi siswa yang ditampilkan di acara ini sangat luarbiasa, ini membuktikan para guru sudah maksimal, memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita,” katanya.

Dikatakannya, dalam rangka untuk mengantarkan anak-anak ke jenjang Sekolah Dasar, pastinya butuh kesiapan, bukan saja kesiapan konitif atau seperti mainset para orang tua, di TK hanya untuk pintar baca tulis dan menghitung. Tetapi ada banyak hal yang lupa diperhatikan dan harus dibangkitkan.

Baca juga : Anggota DPRD KSB dan LSM Pertanyakan Hasil Scrap Dan Penyaluran CSR PT AMNT

“Di TK ini bukan saja konitif saja, tetapi ada rutinitas-rutinitas yang harus terus kita bangun, kita bangkitkan dan gairahkan untuk anak-anak kita. Seperti nilai moral dan agama, sikap dan perilaku yang baik,” katanya.

Ketika anak-anak ini sudah memiliki sikap yang baik, pengetahuan agama, keterampilan maka pastinya ilmu-ilmu yang lain akan mengikuti.

Sementara itu, Lurah Arab Kenangan, Erni Patriani saat memberikan sambutan, mengatakan, anak-anak sangat membutuhkan pelajaran agama, karena perkembangan anak-anak saat ini kebanyakan dipengaruhi oleh teknologi seperti gadget yang pengaruhnya sangat tinggi.

“Jika kita tidak tanamkan anak-anak ini dengan pendidikan agama maka kita tidak tau masa depan mereka seperti apa,” katanya.

Karena di dalam ilmu agama terkandung banyak hal kebaikan termasuk tata cara menjalani kehidupan dengan baik.

Sementara itu, Ketua Komite Siswa TK Aisyiyah, H Said mengucap syukur atas keberhasilan para guru dan orang tua berkolaborasi mendidik anak-anak hingga dua tahun ini.

Ia mengapresiasi para wali murid yang telah bersama membangun TK Aisyiyah selama ini dan berterimakasih kepada para guru yang selama dua tahun ini mengahadapi dan mendidik anak-anak sehingga mereka pintar dan cerdas seperti saat ini.

“Suka duka telah dilalui oleh para guru, karena nya saya mengucapkan terimakasih,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu