Hanya di TK Ceria, Anak-anak Belajar Panen Raya Padi dan Mengenal Alam

 

Mataram, SIARPOST | Anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Cerita Desa Sesele, Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat diajak untuk mengenal alam dan belajar panen padi di sebuah persawahan warga sekitar sekolah, Senin (27/2).

Puluhan anak-anak TK dan Kelompok Belajar tersebut terlihat gembira dan ceria saat diajak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Didampingi Kepala TK Ceria, Sartini dan sejumlah guru kelas melewati pematang sawah warga untuk menuju lokasi panen raya.

Terlihat juga sejumlah orang tua wali ikut serta mendampingi anak-anak nya sampai ke sawah dan membawa bekal makanan dan snack.

Baca juga : Diduga Curi 6 Ekor Kambing Warga, Polisi Amankan Pria Asal Kilo Dompu

Dengan kegiatan ekstrakurikuler ini anak-anak bisa belajar mengenal lingkungan, mengenal alam, mengenal pertanian dan bisa langsung dipraktekkan di lapangan. Anak-anak juga diajarkan mengenal sejumlah tumbuhan seperti jambu batu yang memiliki khasiat untuk kesehatan dan mengenal segala macam tumbuhan yang ditemui di sawah.

“Dengan adanya kegiatan ini semoga anak-anak bisa mengenal alam, sawah dan belajar memanen padi. Kami juga memberikan pelajaran manfaat dari padi yang akan diolah menjadi beras yang diolah menjadi nasi yang mereka makan setiap hari,” ujar Ketua TK Ceria, Sartini di sela-sela melaksanakan kegiatan.

Sartini juga mengatakan, bahwa kegiatan ekstrakurikuler ini mengajarkan langsung kepada anak-anak, sehingga mereka tidak hanya melihat gambar saja di kelas tetapi bisa mempraktekkan langsung di lapangan.

“Mereka bisa melihat langsung di alam semua yang dipelajari di kelas seperti bebek, padi, tumbuhan-tumbuhan lainnya dan cara petani memanen padi. Saya yakin, hal-hal baik yang diajarkan ini akan terukir di pikiran mereka dan nantinya akan diimplementasikan pada saat dewasa, mungkin nantinya di antara anak-anak ini akan ada yang menjadi petani sukses,” kata Sartini.

Baca juga : KPK Menunggu, 13 Ribu Pegawai Kemenkeu Belum Melaporkan Hartanya, Ini Respon Sri Mulyani

Salah satu orang tua wali, Siti Sumaiah, yang mengikuti anaknya melakukan kegiatan, mengatakan, Ini melatih anak-anak bagaimana cara Penen padi, kemudian proses padi menjadi beras nantinya.

Dengan kegiatan ini, anak-anak juga bisa berkreasi, berani menghadapi tantangan di jalan yang berair dan berlumpur, dan agar mereka tahu kondisi persawahan.

“Mereka diajarkan berani menghadapi tantangan yang dihadapi pada saat menuju lokasi sawah, kotor juga tidak selamanya buruk, ini melatih mereka bekerja sama juga,” katanya.

Ia mengaku bahwa dirinya selalu mengajari anaknya belajar mengenal alam dan manfaat tumbuhan buat manusia.

Ia mengapresiasi kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan TK Ceria, karena sangat memberikan ilmu yang bermanfaat baik bagi anak-anak, sehingga menjadi orang cerdas dan pintar untuk masa akan datang.

Dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan TK Ceria, anak-anak bisa belajar mengenal alam, belajar panen padi, belajar menghadapi tantangan, bekerjasama, dan saling membantu dalam kesulitan.

Kegiatan ini patut dicontoh oleh sekolah lainnya karena belajar langsung di alam lebih menyentuh memori anak dibanding hanya belajar teori saja di dalam kelas.

Kegiatan ekstrakurikuler TK Ceria biasa dilaksanakan satu Minggu sekali, selain ke sawah, anak-anak TK dan kelompok belajar diajak menanam pohon dan mengunjungi aktivitas nelayan di pantai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *