Dispar NTB Gelar Kompetisi E-sport Selama Ramadhan, Peserta Muslim Wajib Sholat dan Mengaji

 

/Usung Teman Islami, Kompetensi E-Sport Sebagai Wadah Restorasi Moral

Mataram, SIARPOST | Dinas Pariwisata Provinsi NTB akan menggelar kompetisi E-Sport yang mengusung tema islami selama bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Kompetisi tersebut akan dilaksanakan di venue Pasar Ramadhan halaman Masjid Islamic Center Kota Mataram.

Kompetisi E-Sport Islamic Center MLBB Competition mobile legend ini merupakan side event dari kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) yang digelar Dinas Pariwisata NTB.

“Kompetisi ini akan dilaksanakan mulai 7 April 2023 selama delapan hari. Bertajuk islami karena para peserta diwajibkan sholat dan membaca 10 ayat terlebih dahulu sebelum bertanding,” ujar Kadis Pariwisata NTB, Jamaluddin saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, kompetisi E-Sport dengan tema islami sangat berbeda dengan event lainnya dan hanya ada satu-satunya di Indonesia yaitu di NTB.

Baca juga :Angkatan 83 SMPN 1 Dompu Rutin Bagi-bagi Sembako dan Ratusan Takjil

Selain ajang silaturahmi para gamer E-sport di NTB, juga untuk merestorasi moral para peserta yang kebanyakan usia muda sehingga mereka tidak hanya bisa main game saja tetapi juga bisa diajarkan untuk ibadah tepat waktu dan membaca ayat Alqur’an.

“Selama delapan hari bertanding mereka bisa sholat berjamaah, bisa ngaji, main game dan sambil belajar,” ujar Jamaluddin.

Para peserta juga akan diajarkan berucap yang baik selama pertandingan, tidak boleh mengeluarkan kata-kata kotor dan mencaci maki.

Jika dilakukan, maka nilai peserta akan dikurangi. Hal ini secara tidak langsung akan membentuk moral dan mental para peserta.

Ketua Panitia Islamic Center MLBB Competition, Qorry Febryardin S.Sos saat dimintai keterangan, mengatakan, kegiatan E-Sport mobile legend ini sangat menjunjung tinggi attitude, toleransi beragama dan menyeimbangkan antara game dengan ibadah.

“Jadi anak-anak yang biasanya hanya main game dan lupa beribadah di rumah, dengan mengikuti event ini mereka bisa belajar tidak hanya main game tapi harus tetap beribadah,” kata Qorry.

Qorry mengatakan, peserta kompetisi bisa juga dari non muslim, dan tidak diwajibkan seperti peserta Muslim.

Baca juga : Perusahaan Wajib Bayarkan THR Paling Telat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

Cara mendaftarnya gampang saja, satu tim yang berisi lima peserta cukup membayarkan uang pendaftaran sebesar Rp.250.000 saja kepada panitia penyelenggara pada saat registrasi atau technical meeting pada tanggal 5 April 2023 di lokasi venue (di pasar Ramadhan Islamic Center).

“Orang tua pasti senang jika anak-anak nya mengikuti kompetisi ini, karena ini bagian restorasi mental mereka menjadi lebih baik. Mereka diajarkan tidak hanya main game tapi juga beribadah kepada Allah SWT serta juga mendapat hadiah dengan total puluhan juta rupiah,” tandas Qorry.

Dalam event Khazanah Ramadhan yang digelar Dispar NTB di halaman Islamic Center juga diisi dengan berbagai macam penampilan budaya, dari tarian tradisional, drama, dan banyak lagi penampilan dari anak-anak SMA Kota Mataram.

Selain itu, ada Pasar Ramadhan, bekerjasama dengan M3 dan Indosat, ditampilkan berbagai macam produk UMKM lokal, juga terdapat makanan siap saji dan takjil untuk berbuka puasa.

Kontak panitia E-sport : +62 877-7789-8051 (Dava Ariya).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *