Hati-hati, Balai BPOM Masih Temukan Boraks Dalam Produk Mie Basah dan Kerupuk Terigu di Empat Kabupaten

 

/Balai BPOM Mataram Imbau Warga Cek Sebelum Membeli Produk

Mataram, SIARPOST.com – Balai BPOM Mataram melakukan pengawasan pangan rutin khusus menjelang Idul Fitri 2023 di tujuh kabupaten/kota di NTB yang dilaksanakan sejak 13 Maret 2023 sampai 19 April 2023.

Dalam kegiatan itu, selain melakukan pengawasan di 125 sarana peredaran olahan pangan, Balai BPOM juga melakukan pengawasan pangan takjil berbuka puasa.

Balai BPOM melakukan sampling di 131 pedagang dengan 321 sampel yang diuji, hasilnya 315 sampel memenuhi syarat dan 6 sampel tidak memenuhi syarat.

“Dari 6 sampai yang tidak memenuhi syarat, seluruhnya ditemukan positif menggunakan boraks dalam 1 sampel mie basah dan kerupuk terigu 5 sampel,” jelas Kepala Balai BPOM Mataram, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni dalam laporannya, Senin (18/4/2023).

Baca juga : Pengawasan Jelang IdulFitri 2023, Balai BPOM Mataram Temukan Ratusan Kemasan Kadaluarsa

Temuan pangan mengandung boraks ditemukan di Kabupaten Lombok Barat (2 sampel), Mataram (2 sampel), Sumbawa (1 sampel) dan Sumbawa Barat (1 sampel).

Dalam pengawasan itu, Balai BPOM fokus mengawasi pangan olahan tanpa izin edar, kadaluarsa dan rusak pada sarana peredaran pangan, seperti distributor toko, supermarket, ritel tradisional para pembuat dan penjual parcel serta takjil berbuka puasa.

Temuan pangan kadaluarsa masih mendominasi di sarana peredaran pangan olahan

 

Jika dilihat hasil pengawasan pangan rutin khusus dalam 3 tahun terakhir menunjukkan, temuan pangan kadaluarsa masih mendominasi di sarana peredaran pangan olahan, hal ini perlu menjadi perhatian agar para pelaku usaha lebih teliti dan rutin melakukan pengecekan tanggal kadaluarsa produk yang mereka pajang dan jual.

Dari hasil pengawasan pangan takjil buka puasa juga Masih ditemukan pangan mengandung boraks yang sebagian besar terdapat dalam sampel kerupuk terigu, hal ini perlu menjadi waspadaan baik pelaku usaha maupun masyarakat dalam memilih produk pangan dan bahan baku pangan yang aman.

Baca juga : SDN Sumer Payung Tidak Layak, Pemda Sumbawa Akan Bangun Satu Ruang Kelas Beserta Perabotnya

Kepada pelaku usaha BPOM menghimbau khususnya kepada distributor ritel agar lebih memperhatikan keamanan produk yang dijual dan mematuhi peraturan yang berlaku, sehingga masyarakat mendapatkan produk yang aman dan bermutu.

Balai BPOM Mataram juga menghimbau masyarakat sebagai konsumen harus memiliki kesadaran untuk memilih produk pangan yang aman serta kekeringan selalu cek kemasan cek label check izin edar dan cek kadaluarsa ketika akan membeli atau mengkonsumsi produk pangan olahan dalam kemasan. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu