Pulau Moyo Tersentuh Layanan Kesehatan, Kades Labuhan Aji Apresiasi NTB Care: “Bukti Kepedulian Nyata”

Dokter dari RSUD Sumbawa, dr Ibnu (kanan) melakukan cek kesehatan kepada warga Pulau Moyo. (Dok. Istimewa)

Sumbawa, NTB (SIAR POST) – Harapan masyarakat di wilayah kepulauan akhirnya mulai terjawab. Kegiatan bakti sosial yang digelar NTB Care di Desa Labuhan Aji, Pulau Moyo, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Labuhan Aji, Sofyan menegaskan bahwa kehadiran NTBCare membawa dampak nyata bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Selama ini pelayanan kesehatan di sini belum maksimal. Aksesnya sulit, terutama untuk kondisi darurat. Kehadiran NTBCare ini benar-benar luar biasa dan sangat membantu masyarakat kami,” ungkapnya usai kegiatan di Kantor Desa Labuhan Aji, Rabu (22/4/2026).

Ia menyoroti bahwa kondisi geografis Pulau Moyo yang terpisah dari daratan utama membuat masyarakat harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Sumbawa untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan.

Menurutnya, inisiatif NTBCare yang bekerja sama dengan pihak RSUD Sumbawa dan PMI Sumbawa bukan sekadar kegiatan sosial biasa, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap hak dasar masyarakat.

“Kami pemerintah desa sangat mendukung kegiatan seperti ini dan berharap bisa terus berkelanjutan. Ini juga bisa menjadi contoh bagi lembaga lain untuk ikut peduli terhadap kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa selama ini pihak desa telah berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait sarana dan prasarana kesehatan. Namun keterbatasan masih menjadi kendala utama.

“Kami sering menyuarakan kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar soal program, tapi soal hati nurani. Kalau pemimpin punya kepedulian, pasti akan bergerak membantu,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Sejak informasi kegiatan disampaikan, warga berbondong-bondong datang untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis.

Salah satu warga, Syukur (70), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. Ia selama ini mengalami gangguan mata dan sesak napas, namun hanya bisa mendapatkan penanganan terbatas di fasilitas kesehatan setempat.

“Kalau sakit berat harus ke Sumbawa, jauh sekali. Dengan adanya kegiatan ini kami merasa sangat terbantu,” katanya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya yang mengaku jarang memeriksakan kesehatan karena keterbatasan akses.

Direktur NTBCare, Yuni Bourhany, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-5 NTBCare.

“Hari ini kami bekerja sama dengan RSUD Sumbawa dan PMI menggelar donor darah dan cek kesehatan gratis di Pulau Moyo. Ini adalah upaya kami mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang sulit akses,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *