Dukung Program Bupati KSB, Pilar ke 4 dan 5 STBM di Kelurahan Sampir Capai 80 Persen

Sumbawa Barat, SIARPOST – Pemerintah Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat mendukung program yang ditargetkan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan dicapai dalam waktu dekat.

Program tersebut adalah pencapaian pilar ke empat dan ke lima yaitu pengolahan sampah rumah tangga dan pengolahan limbah cair rumah tangga dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Lurah Sampir, Syarifuddin SAP saat diwawancarai di Taliwang, Minggu, mengatakan, pihaknya bersama masyarakat Sampir siap mendukung untuk suksesnya pencapaian program yang ditargetkan oleh pemerintah KSB tersebut agar segera rampung.

Proses pembuatan serapan limbah cair rumah tangga di Kelurahan Sampir

“Alhamdulillah sejauh ini kita telah melakukan kegiatan untuk menuntaskan pilar ke empat dan ke lima itu dan telah mencapai sekitar 80 persen,” ujar Syarifuddin.

Dalam mengelola sampah rumah tangga, sejak tahun 2019 lalu Kelurahan Sampir telah mengadakan bak sampah untuk memilah sampah rumah tangga.

Sementara dalam mengelola limbah cair rumah tangga, pemerintah kelurahan membuat peresapan yang dipasang di sejumlah titik sehingga dapat menampung limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga tersebut.

“Untuk mengelola limbah cair kami membuat peresapan di masing-masing rumah, ada juga satu peresapan untuk menampung lima rumah,” katanya.

Proses pembuatan serapan limbah cair rumah tangga di Kelurahan Sampir

Untuk mencapai 100 persen dua pilar ini, tambah Syarifuddin, pihaknya terus mendata warga yang belum mendapat peresapan dan dan bak sampah, serta mengedukasi secara masif tentang pilar ke empat dan ke lima agar masyarakat paham.

“Edukasi terus kami lakukan, sehingga 20 persen sisanya ini dapat segera dicapai,” tuturnya.

Dukungan dari masyarakat, TNI dan Polri juga sangat membantu bersama-sama menyelesaikan dua pilar dalam STBM tersebut seperti yang ditargetkan pemerintah KSB.

Karena imbal balik dari pencapaian dua pilar ini semakin terasa seperti kebersihan lingkungan, meminimalisir adanya nyamuk demam berdarah dan penyakit lingkungan lainnya serta menciptakan suasana hubungan antara masyarakat yang baik.

Proses pembuatan serapan limbah cair rumah tangga di Kelurahan Sampir

“Dulu banyak nyamuk, sekarang Alhamdulillah bersih, dulu masyarakat ribut masalah saluran dan pembuangan limbah cair yang mengganggu, tetapi dengan adanya penyerapan ini alhamdulillah situasi kondusif,” ungkapnya.

“Mari kita semua mendukung pencapaian dan menuntaskan pilar ke empat dan ke lima ini, sehingga lingkungan kita bersih dan nyaman,” ajak Syarifuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu